“Memasuki musim hujan, para petani mulai persiapan melakukan penanaman kembali padi, semoga di musim ini petani Kembali lagi menanam padi,” ujar Chainur Rasyid, saat dikonfirmasi media ini di kantornya. Selasa (22/10).
Dengan menanam padi kata Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, diharapkan dapat menambah tingkat ketersediaan beras di kabupaten Sumenep, sehingga kabupaten Sumenep tidak terjadi kerawanan pangan.
Pihaknya juga terus mengajukan penambahan jumlah kuota benih padi ke pusat. Bahkan, DKPP Kabupaten Sumenep setiap bulan mengajukan penambahan bantuan benih. Sehingga nantinya benih dapat terdistribusi pada para petani di masing-masing kecamatan.
Selain itu, Chainur Rasyid juga berkoordinasi dengan distributor dan kios agar ketersediaan pupuk di musim ini tetap cukup, tidak hanya itu DKPP Kabupaten Sumenep juga melakukan sosialisasi pada petani tentang pola tanam padi yang baik dan benar.
“Sosialisasi sudah setiap hari dilakukan, teman-teman penyuluh melakukan pendampingan terutama tentang pola budidaya penanaman padi yang baik dan benar,” kata Chainur Rasyid.
Dirinya berusaha semaksimal mungkin melakukan pemahaman kepada petani agar melakukan penanaman padi kembali, memasuki musim hujan ini diharapakan penanaman padi segera dilakukan persiapan.
Untuk di Kabupaten Sumenep, penanaman padi ini sudah dilakukan sebulan yang lalu, hal tersebut kata Inung, sapaan karib kepala DKPP Sumenep, bagi para petani yang ketersediaan airnya cukup, diharapkan memasuki musim hujan ini para petani bersegera menanam padi kembali sesuai dengan varietas benih padi yang diinginkan.
Orang nomor satu di DKPP Sumenep ini menyarankan agar menggunakan sarana berupa alat-alat mesin pertanian (Alsintan) yang selama ini biasa digunakan oleh para petani.
“Termasuk lahan-lahan tak ada hujan untuk segera juga difungsikan dan dioptimalkan sebagai tambahan luasan areal sawah untuk padi,” pungkasnya.