
Sumenep, Serikatnasional.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem seni dan budaya yang berkelanjutan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Apresiasi Seniman 2025, sebuah ajang prestisius yang memberikan ruang penghormatan bagi para pelaku seni sebagai penjaga identitas budaya lokal.
Acara yang digelar di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (25/11/2025), berlangsung meriah dengan kehadiran sejumlah pejabat penting, di antaranya Dandim 0827/Sumenep, Wakapolres Sumenep, Plt Sekdakab Sumenep, para Asisten Daerah, serta pimpinan OPD.
Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan kuatnya dukungan pemerintah dan stakeholder terhadap penguatan budaya daerah.Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim menegaskan bahwa apresiasi terhadap seniman bukanlah kegiatan seremonial biasa, melainkan bagian dari agenda besar pemerintah dalam mengangkat martabat seniman dan menggerakkan ekonomi kreatif lokal.
“Penghargaan ini bukan hanya bentuk ucapan terima kasih, tetapi wujud komitmen kami mendukung perkembangan seni tradisional maupun kontemporer,” ujar Wabup.
Ia menyampaikan bahwa seniman memiliki peran strategis sebagai penyangga identitas daerah di tengah derasnya arus budaya global.
“Melalui karya-karyanya, para seniman adalah penjaga identitas daerah, yang merawat budaya warisan leluhur agar tetap relevan,” tambahnya.
Pemerintah berharap penghargaan ini dapat membuka ruang ekspresi yang lebih luas bagi pelaku seni serta mendorong keterlibatan generasi muda dalam pelestarian budaya lokal.Sebagai komitmen konkret, Pemkab Sumenep melalui Disbudporapar telah menyiapkan kalender event budaya tahunan untuk menampung berbagai genre seni sekaligus meningkatkan daya tarik pariwisata.
“Berbagai kegiatan budaya yang kami jadwalkan rutin tidak hanya memberi panggung bagi seniman, tetapi juga berpotensi meningkatkan ekonomi kreatif serta menarik wisatawan,” jelas Wabup.
Imam Hasyim menegaskan bahwa seluruh elemen pemerintah daerah — termasuk TNI, Polri, hingga seluruh OPD — akan bersinergi dalam menjaga kelangsungan budaya Sumenep.
“Karya para seniman adalah cerminan identitas daerah, dan itu harus dijaga bersama oleh masyarakat Sumenep,” tegasnya.
Dengan dukungan lintas sektor dan agenda budaya yang semakin terstruktur, Apresiasi Seniman 2025 menjadi momentum penting kebangkitan seni Sumenep menuju panggung nasional hingga internasional.

Tidak ada komentar