Drg. Ellya Fardasah M.Kes Anjurkan Hal Penting Ini Terkait Imunisasi Anak

2 menit membaca


Sumenep (Serikatnasional.id),- Jumlah sasaran pada tahun 2024 dari pusat data dan teknologi informasi (PUSDATIN) sebanyak 106.915 anak, untuk mencapai data yang ditentukan tersebut Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinkesP2KB) Kabupaten Sumenep gencar melakukan proses pelaksanaan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinkesP2KB) Kabupaten Sumenep Drg. Ellya Fardasah M.Kes. Jum’at 24 Mei 2024.

” Dari data capaian imunisasi kabupaten sumenep dari seluruh Puskesmas yang masuk pada tahun 2024 Kabupaten Sumenep dari bulan Januari s.d April sebesar 4.362 anak dan akan terus bertambah sampai dengan bulan Desember 2024, ” Jelasnya. 

Selain itu, KadinkesP2KB Sumenep menjelaskan dampak yang mungkin terjadi jika seorang anak tidak di imunisasi  diantaranya Meningkatkan Risiko Penyakit Berbahaya, Risiko Komplikasi yang Serius, Penyebaran Penyakit di Komunitas, Biaya Pengobatan yang Tinggi, Penurunan Kualitas Hidup, Pembatasan Akses ke Fasilitas Pendidikan dan Perjalanan. Beberapa negara dan sekolah memiliki persyaratan imunisasi lengkap untuk akses masuk. Anak yang tidak diimunisasi mungkin menghadapi pembatasan dalam hal pendidikan dan perjalanan internasional, yang dapat mempengaruhi kesempatan mereka di masa depan​.

Oleh karena itu, KadinkesP2KB Sumenep menekankan pentingnya mengikuti jadwal imunisasi yang telah ditentukan untuk melindungi anak dari penyakit yang dapat dicegah serta untuk menjaga kesehatan masyarakat secara keseluruhan. 

” Jika anak belum mendapatkan imunisasi sesuai jadwal, segera bawa ke fasilitas kesehatan untuk melengkapi imunisasi yang diperlukan, ” Teganya. 

Berikut saran Drg. Ellya Fardasah M.Kes.  KadinkesP2KB Kabupaten Sumenep kepada masyarakat yang punya balita

  • Ikuti Jadwal Imunisasi: 

Pastikan anak mendapatkan imunisasi sesuai jadwal yang telah ditentukan untuk memastikan perlindungan optimal.

  • Edukasi Diri: 

Pelajari tentang manfaat dan pentingnya imunisasi dari sumber yang terpercaya untuk menghilangkan keraguan dan kesalahpahaman.

  • Akses Layanan Kesehatan: 

Manfaatkan fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan imunisasi yang diperlukan.

  • Dukungan Komunitas: 

Ajak dan dukung lingkungan sekitar untuk ikut serta dalam program imunisasi guna mencapai kekebalan kelompok​.

Diakui, untuk mencapai jumlah sasaran pada tahun 2024 yang sesuai dengan pusat data dan teknologi informasi (PUSDATIN)  tersebut, DinkesP2KB Sumenep gencar melakukan bekerjasama dengan organisasi perangkat daerah, tokoh agama dan tokoh masyarakat yang meliputi Polres Sumenep, Kodim 0827, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, Tim penggerak PKK, Muslimat NU, Fatayat NU, Aisyiah Muhammadiyah, dan Nasyiatul Aisyiah

Penulis: Imam Rasyidi 

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *