
Sumenap, Serikatnasional.id –Pasangan suami istri lanjut usia (lansia) di Kecamatan Kangayan, Pulau Kangean, mendapatkan bantuan program Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Keduanya adalah Patli (71) dan Juhriya (70), warga Desa Torjek, Kecamatan Kangayan. Selama ini, mereka tinggal di sebuah gubuk sederhana yang sudah tidak layak huni. Kini, harapan mereka untuk memiliki rumah yang lebih layak akhirnya terwujud berkat uluran tangan Baznas Sumenep.
Ketua Baznas Kabupaten Sumenep, Ahmad Rahman, bersama aparat Desa Torjek, staf Kecamatan Kangayan, dan tim kesehatan dari Puskesmas Kangayan, berkunjung langsung ke kediaman pasangan lansia tersebut sekaligus menyerahkan bantuan RTLH. Dalam kesempatan itu, tim medis juga memeriksa kondisi kesehatan keduanya.
Momen haru pun tak terhindarkan. Patli dan Juhriya tampak bahagia dan berkaca-kaca ketika mendengar kabar rumah mereka akan dibangun oleh Baznas.
“Terima kasih, Bapak. Semoga Allah membalas kebaikan ini,” ucap Juhriya dengan suara bergetar, saat ditemui di warung kecil di depan rumahnya, Jumat (7/11/2025).
Ketua Baznas Sumenep, Ahmad Rahman, mengatakan bahwa pasangan lansia tersebut memang sangat layak menerima bantuan RTLH karena kondisi ekonomi mereka yang terbatas dan usia yang sudah tidak memungkinkan untuk bekerja maksimal.
“Mereka sangat layak kita bantu karena kondisinya benar-benar memprihatinkan. Keduanya sudah lanjut usia dan tidak mampu bekerja seperti dulu,” ujar Ahmad Rahman.
Lebih lanjut, Ahmad Rahman menegaskan bahwa dalam pelaksanaan program RTLH di wilayah kepulauan, Baznas menggandeng Pemerintah Desa dan Kecamatan untuk bergotong royong mewujudkan rumah layak bagi masyarakat miskin dan rentan.
“Baznas mengajak pemerintah desa dan kecamatan untuk bersama-sama bergotong royong membantu mewujudkan rumah layak bagi Kakek Patli dan istrinya,” tambahnya.
Desa Torjek sendiri merupakan salah satu desa di Kecamatan Kangayan, wilayah kepulauan terluar Kabupaten Sumenep yang jaraknya cukup jauh dari pusat kabupaten. Namun, hal itu tidak menyurutkan semangat Baznas untuk terus hadir membantu masyarakat hingga pelosok kepulauan.


Tidak ada komentar