Keberlangsungan haul Bhuju’ Tambha’ selain untuk mengenang juga sebagai amanah untuk tetap diadakan sesuai kaidah hukum adat dan prospek keagamaan masyarakat setempat sehingga momentum seperti ini mampu menyejukkan jiwa-jiwa masyarakat yang gersang.
Maman. Salah satu hadirin mengatakan “haul seperti ini saya harap tetap berlanjut untuk menambah pengetahuan agama masyarakat”
Hadirin lainnya juga sependapat lelebih untuk memperkuat rasa iman kita dan terus berharap lindungan Tuhan.
Dasarnya, walaupun keberagamaan masyarakat menganut islam akan tetapi masih ada banyak yang kesalah pahaman dalam cara bermasyarakat dengan baik sesuai simbol agamanya yaitu kedamaian. Sebagai akibat dari itu, berkurangnya angka kerukunan antar saudara, tetangga, dan bahkan kekerasan fisik menjadi salah satu paham penyelasaian masalah.
Dengan itu momentum haul tersebut menjadi salah satu usaha tokoh setempat untuk mencapai bertambahnya kerukunan di masyarakat. Salah satunya menghadirkan pencaramah keagamaan yang sekiranya mampu menyampaikan ilmu-ilmu agama dan mengubah minsed dan prinsip hidup bermasyarakat.
Sehingga, berangkat dari rasa gembira, masyarakat setempat berdatangan menghadiri kembali haul tahun ini untuk menabung kepercayaan dan mengharap keberkahan.
REPORTER: Miftahul Arifin Katondu


Tidak ada komentar