Bupati Sumenep Lantik Sekda Definitif: Targetkan Lompatan PAD di Tengah Tekanan Fiskal

2 menit membaca
Redaksi SN
Birokrasi - 26 Feb 2026

Sumenep, Serikatnasional.id – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., bergerak cepat melantik Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, S. Sos, M. Si. pada hari Kamis (26/2/2026) pukul 15.36 WIB di Ruang Rapat Arya Wiraraja, Kantor Pemkab Sumenep.

Pelantikan dilakukan tak lama setelah persetujuan gubernur diterima. Prosesi diawali dengan pengambilan sumpah jabatan di hadapan rohaniawan dan saksi, kemudian dilanjutkan penandatanganan berita acara pelantikan yang disaksikan jajaran pejabat dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa penetapan Sekda telah melalui proses panjang dan sesuai mekanisme, mulai dari seleksi terbuka hingga penetapan tiga besar oleh panitia seleksi (Pansel). Dari tiga nama tersebut, satu ditetapkan sebagai Sekda definitif.

“Begitu seluruh administrasi dan balasan gubernur sampai di meja saya, tidak lebih dari dua hari langsung saya lantik. Pemerintahan ini harus bergerak cepat,” tegasnya.

Namun, percepatan pelantikan bukan sekadar soal waktu. Bupati menekankan bahwa tantangan ke depan jauh lebih berat dibanding periode sebelumnya. Penurunan dana transfer dari pusat memaksa pemerintah daerah untuk lebih mandiri secara fiskal.

“Sekarang tidak bisa lagi bergantung seperti lima atau enam tahun lalu. Kita harus mandiri. Pendapatan Asli Daerah tidak cukup hanya naik, tapi harus melompat,” ujarnya dengan nada tegas.

Ia meminta Sekda baru menjadi motor penggerak birokrasi yang adaptif, responsif, dan berani melakukan terobosan. Tidak hanya berkutat pada administrasi, tetapi aktif turun ke OPD maupun ke tengah masyarakat guna memastikan pelayanan publik berjalan efektif.

“Birokrasi tidak boleh hanya kuat di meja, tapi juga harus hadir di lapangan. Dengarkan langsung apa yang menjadi harapan masyarakat,” pesannya.

Bupati juga mengingatkan bahwa jabatan Sekda merupakan posisi strategis dalam menjaga stabilitas pemerintahan, terutama di masa transisi dan dinamika kebijakan fiskal nasional saat ini.

Sebagai langkah awal, Sekda yang baru diminta memimpin apel pagi pada Senin mendatang untuk menyampaikan arah konsolidasi internal sekaligus memperkuat koordinasi antarperangkat daerah.

Dengan pelantikan ini, Bupati menegaskan komitmennya terhadap percepatan reformasi birokrasi dan penguatan kemandirian daerah, agar visi-misi kepala daerah benar-benar dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat Kabupaten Sumenep. (Rasyidi)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *