Momentum Tahun Baru Islam, Bupati Fauzi Dorong Generasi Muda Sumenep Berkarakter dan Berdaya Saing

3 menit membaca
Redaksi SN
News - 16 Jun 2026

SUMENEP, Serikatnasional.id – Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Sumenep. Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengajak generasi muda menjadikan semangat hijrah sebagai landasan untuk meningkatkan kualitas diri, memperkuat karakter, dan menghadapi tantangan zaman dengan kompetensi yang mumpuni.

Menurut Bupati Fauzi, makna hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan fisik sebagaimana perjalanan Rasulullah SAW, tetapi juga perubahan pola pikir, sikap, dan tindakan menuju kehidupan yang lebih baik.

“Hijrah bukan hanya perpindahan tempat, tetapi perpindahan cara berpikir, cara bertindak, dan cara memandang masa depan. Semangat inilah yang harus dimiliki generasi muda untuk menghadapi berbagai tantangan di era modern,” ujar Bupati Fauzi, Selasa (16/6/2026).

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan infrastruktur fisik, tetapi juga harus ditopang oleh kualitas SDM yang unggul, berintegritas, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sumenep terus mendorong berbagai program pendidikan, penguatan karakter, pemberdayaan pemuda, hingga peningkatan keterampilan sebagai bagian dari investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah.

“Generasi muda adalah aset terbesar Kabupaten Sumenep. Mereka bukan hanya penerus pembangunan, tetapi juga motor penggerak perubahan yang akan menentukan masa depan daerah ini,” katanya.

Bupati Fauzi menilai, kemajuan teknologi dan terbukanya persaingan global menuntut generasi muda untuk terus meningkatkan kapasitas diri. Tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, etika yang baik, serta kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitarnya.Ia mengajak kaum muda untuk berani bermimpi besar, terus belajar, dan mengambil peran aktif dalam berbagai sektor pembangunan.

“Anak muda harus berani menjadi pelaku perubahan. Masa depan Sumenep berada di tangan generasi yang memiliki semangat belajar, berinovasi, dan berkontribusi bagi masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Fauzi mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan sejatinya tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi atau pembangunan infrastruktur semata. Indikator utama kemajuan daerah adalah lahirnya generasi yang religius, berakhlak mulia, berintegritas, dan mampu memberikan manfaat bagi sesama.Pada momentum Tahun Baru Islam ini, ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, dan menghidupkan kembali nilai-nilai gotong royong sebagai modal sosial pembangunan.

Menurutnya, semangat hijrah yang diwariskan Rasulullah SAW mengajarkan pentingnya kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan dan perubahan zaman.”Dengan persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong, kita akan mampu mewujudkan Kabupaten Sumenep yang semakin maju, sejahtera, dan bermartabat,” ungkapnya.

Menutup pesannya, Bupati Fauzi berharap Tahun Baru Islam 1448 Hijriah menjadi titik awal lahirnya semangat baru bagi masyarakat untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas diri, memperkuat keimanan, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

“Momentum hijrah harus kita terjemahkan dalam tindakan nyata melalui kerja keras, inovasi, pendidikan, dan kepedulian sosial demi mewujudkan Sumenep yang unggul, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *