Arya Wiraraja Jadi Inspirasi Konsolidasi PKN, Agoes Buedijono dan Hariyanto Targetkan Raih Kursi Legislatif

4 menit membaca
Redaksi SN
News - 02 Agu 2026

SAMPANG, Serikatnasional.id – Semangat kepemimpinan dan strategi politik Arya Wiraraja, Adipati Sumenep yang dikenal sebagai salah satu arsitek lahirnya Kerajaan Majapahit, menjadi inspirasi dalam kegiatan Silaturahmi Pimda dan Pimcab Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) se-Madura Raya yang digelar di Kabupaten Sampang, Minggu (2/8).

Melalui momentum tersebut, PKN Jawa Timur menegaskan komitmennya memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menargetkan peningkatan keterwakilan di lembaga legislatif pada Pemilu mendatang.

Kegiatan yang mengusung tema “Satu Langkah, Satu Semangat: Sinergi Bersama Mewujudkan Organisasi yang Solid” ini dihadiri Pimpinan Daerah (Pimda) PKN Jawa Timur Agoes Buedijono, Koordinator Wilayah (Korwil) Madura Raya yang juga Pimpinan Cabang (Pimcab) PKN Kabupaten Pamekasan Hariyanto*, jajaran Pimcab PKN dari Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep, serta kader PKN dari berbagai daerah di Pulau Madura.

Dalam sambutannya, Agoes Buedijono menegaskan bahwa kekuatan partai ditentukan oleh soliditas organisasi dan kedekatan kader dengan masyarakat. Menurutnya, konsolidasi internal harus berjalan beriringan dengan penguatan kehadiran partai di tengah rakyat.

“PKN tidak akan bisa bergerak tanpa dukungan seluruh kader. Karena itu, kita harus bekerja bersama, turun ke masyarakat, mendengar aspirasi mereka, dan menghadirkan solusi bagi kebutuhan rakyat,” ujar Agoes Buedijono.

Ia menilai membangun partai politik membutuhkan komitmen, kerja keras, serta pelayanan yang nyata kepada masyarakat. Karena itu, seluruh jajaran pengurus diminta terus memperkuat organisasi hingga tingkat akar rumput sekaligus membangun sinergi dengan ulama, kiai, tokoh masyarakat, dan pondok pesantren sebagai bagian dari penguatan basis sosial partai.Agoes Buedijono optimistis Madura memiliki potensi besar menjadi salah satu basis kekuatan PKN di Jawa Timur. Dengan konsolidasi yang semakin solid, ia menargetkan PKN mampu meraih keterwakilan di setiap kabupaten di Pulau Madura.

“Target minimal kita adalah memperoleh satu kursi di setiap kabupaten di Madura. Kalau memungkinkan, kita harus mampu meraih lebih banyak kursi, baik di DPRD kabupaten maupun DPRD Provinsi Jawa Timur,” tegasnya.

Sementara itu, Hariyanto mengajak seluruh kader menjaga persatuan dan memperkuat kekompakan sebagai fondasi utama membesarkan PKN di Pulau Madura.

“Kita harus terus menjaga persatuan dan bekerja bersama. Organisasi tidak akan besar tanpa kekompakan seluruh kader. Karena itu, mari kita saling menguatkan untuk membesarkan Partai Kebangkitan Nusantara di Madura,” kata Hariyanto.

Sebagai Korwil Madura Raya, Hariyanto menegaskan bahwa penguatan struktur organisasi akan terus dilakukan melalui komunikasi yang intensif, koordinasi yang solid, serta pembinaan kader secara berkelanjutan.

“Insyaallah, apabila kita tetap bersatu dan bergerak bersama, Madura akan menjadi wilayah yang kuat dan memberikan kontribusi besar bagi kemajuan PKN di Jawa Timur,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan Nasional PKN Prayonoto Ateng mengajak seluruh kader menjadikan sejarah besar Madura sebagai sumber inspirasi dalam membangun organisasi. Menurutnya, Pulau Madura telah melahirkan tokoh besar Arya Wiraraja, seorang negarawan, ahli strategi, sekaligus Adipati Sumenep yang memiliki peran penting dalam runtuhnya Singhasari dan berdirinya Kerajaan Majapahit.

Prayonoto Ateng menilai kepemimpinan Arya Wiraraja menunjukkan bahwa perubahan besar lahir dari kemampuan membaca situasi, membangun persatuan, dan menyusun strategi yang matang.

“Arya Wiraraja membuktikan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari Madura. Dengan strategi, persatuan, dan kepemimpinan yang kuat, beliau menjadi salah satu tokoh penting dalam lahirnya Majapahit. Semangat itulah yang harus kita warisi. Jadikan Madura sebagai basis konsolidasi PKN yang kuat, sehingga dari sini lahir energi besar untuk membangun Indonesia,” ujar Prayonoto Ateng.

Motivasi tersebut mendapat sambutan positif dari Korwil PKN Madura Raya, Hariyanto. Menurutnya, pesan yang disampaikan Prayonoto Ateng menjadi penyemangat bagi seluruh kader PKN di Madura untuk terus memperkuat konsolidasi organisasi dengan meneladani nilai-nilai kepemimpinan Arya Wiraraja.

“Motivasi dari Bapak Prayonoto Ateng menjadi penyemangat bagi kami. Madura memiliki sejarah besar melalui kepemimpinan Arya Wiraraja. Semangat itu akan kami jadikan inspirasi untuk memperkuat konsolidasi organisasi, membangun kebersamaan antarkader, serta mengantarkan PKN menjadi kekuatan politik yang semakin dipercaya masyarakat,” tutur Hariyanto.

Ia optimistis, dengan kerja kolektif seluruh pengurus dan kader di Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep, Madura mampu menjadi salah satu basis utama PKN di Jawa Timur.

Menurutnya, konsolidasi organisasi yang kuat akan menjadi modal penting untuk mewujudkan target keterwakilan PKN di lembaga legislatif pada Pemilu mendatang.

Silaturahmi Pimda dan Pimcab PKN se-Madura Raya menjadi momentum mempererat koordinasi antara pengurus provinsi dan cabang sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi. Di bawah kepemimpinan Agoes Buedijono, dukungan visi Prayonoto Ateng, dan koordinasi Hariyanto, PKN menegaskan komitmennya membangun organisasi yang semakin solid, memperluas pengabdian kepada masyarakat, serta memperkuat basis politik di Pulau Madura.

Dengan mengusung semangat Satu Langkah, Satu Semangat, PKN Jawa Timur optimistis Madura dapat menjadi salah satu pilar utama kekuatan Partai Kebangkitan Nusantara. Sejalan dengan keteladanan Arya Wiraraja yang pernah menjadikan Madura sebagai pusat lahirnya perubahan besar dalam sejarah Nusantara, PKN berharap semangat persatuan, strategi, dan pengabdian kepada rakyat mampu menjadi fondasi dalam membangun kekuatan politik yang berpihak pada kepentingan bangsa dan masyarakat.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *