Bupati Sumenep Siagakan 20 Ambulans dan Tiga Rumah Sakit untuk Tangani Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II

2 menit membaca
Redaksi SN
News - 03 Agu 2026

SUMENEP, Serikatnasional.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bergerak cepat merespons insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa II yang terjadi di perairan utara Kabupaten Sumenep, Minggu (2/8/2026).

Sebagai langkah antisipasi, Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo menginstruksikan kesiapsiagaan penuh dengan menempatkan 20 unit ambulans di Pelabuhan Kalianget serta menyiapkan tiga rumah sakit rujukan guna memberikan penanganan medis secara cepat bagi korban yang dievakuasi.

Puluhan ambulans tersebut disiagakan agar setiap korban yang tiba di Pelabuhan Kalianget dapat langsung memperoleh pemeriksaan kesehatan dan penanganan medis tanpa hambatan.

Selain itu, tiga rumah sakit telah dipersiapkan sebagai pusat rujukan, yakni RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Rumah Sakit Islam (RSI) Kalianget, dan Rumah Sakit Bhayangkara Sumenep.

Bupati Achmad Fauzi menegaskan bahwa keselamatan penumpang menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Karena itu, seluruh perangkat daerah dan instansi terkait diminta bersiaga penuh untuk mendukung operasi kemanusiaan.

“Keselamatan korban menjadi prioritas utama. Kami menyiapkan 20 ambulans di Pelabuhan Kalianget agar setiap penumpang yang dievakuasi ke Sumenep bisa langsung mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis secara cepat,” ujar Bupati Fauzi.

Pemkab Sumenep juga memperkuat koordinasi dengan Basarnas, TNI, Polri, otoritas pelabuhan, tenaga kesehatan, serta berbagai unsur terkait agar proses evakuasi berlangsung cepat, aman, dan terkoordinasi.

Menurut Bupati, kesiapan seluruh elemen menjadi faktor penting dalam menghadapi kondisi darurat sehingga pelayanan kepada korban dapat dilakukan secara maksimal.Insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa II terjadi saat kapal berlayar dari Surabaya menuju Makassar. Hingga Minggu petang, operasi pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan.

Berdasarkan data Basarnas hingga pukul 18.00 WIB, sebanyak 232 orang telah berhasil dievakuasi. Dari jumlah tersebut, 227 orang dinyatakan selamat, sementara lima orang meninggal dunia. Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap penumpang lainnya dengan mengerahkan berbagai unsur laut dan udara.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *