
Sumenep, Serikatnasional.id – Momentum Idul Fitri 1447 Hijriah dimaknai sebagai waktu yang tepat untuk introspeksi diri sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menyampaikan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan, melainkan momentum untuk kembali kepada fitrah dan memperkuat nilai kebersamaan.
“Idul Fitri adalah saat yang tepat untuk introspeksi diri, memperbaiki hubungan antarsesama, serta memperkuat nilai keikhlasan dan kebersamaan,” ujarnya.
Menurutnya, semangat saling memaafkan yang menjadi inti Idul Fitri harus terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam membangun hubungan antara lembaga dan masyarakat.
Ia menegaskan, sebagai lembaga keuangan syariah milik daerah, BPRS Bhakti Sumekar berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik serta mendukung kebutuhan ekonomi masyarakat.
“Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kami jaga. Karena itu, momentum Idul Fitri ini juga menjadi pengingat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” tambahnya.
Hairil Fajar berharap, semangat Idul Fitri dapat menjadi energi positif bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat persatuan dan kebersamaan, serta mendorong terciptanya kesejahteraan bersama, khususnya di Kabupaten Sumenep.


Tidak ada komentar