
Sumenep, Serikatnasional.id – Legislator PDI Perjuangan Daerah Pemilihan (Dapil) III Kabupaten Sumenep, Abd Rahman, turun langsung membantu lembaga pendidikan Madrasah Aliyah (MA) An-Nusyur yang terdampak bencana alam akibat hujan deras disertai angin kencang di Dusun Ceccek, Desa Aeng Panas, Kecamatan Pragaan, Senin (12/1/2026) dini hari.
Bencana tersebut mengakibatkan sebuah pohon besar tumbang dan menimpa ruang kelas madrasah. Akibatnya, satu ruang belajar mengalami kerusakan cukup parah dan tidak dapat digunakan untuk sementara waktu, sehingga aktivitas belajar mengajar terganggu. Kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta.
Bantuan dan pendampingan yang dilakukan Abd Rahman disalurkan melalui estoh ateh berupa semen 1 Ton, yakni inisiatif kebersamaan dan gotong royong langsung di lapangan bersama masyarakat dan pihak sekolah sebagai respons cepat terhadap dampak bencana.
Abd Rahman hadir langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi bangunan, berdialog dengan pengelola sekolah, serta membantu kebutuhan awal pascabencana sekaligus memetakan langkah pemulihan ke depan.
Menurut Abd Rahman, keterlibatannya dalam membantu lembaga pendidikan terdampak bencana merupakan bentuk tanggung jawab kemanusiaan sekaligus amanat partai.
“Langkah ini kami lakukan sebagai bentuk tanggung jawab kemanusiaan dan kebangsaan. Ini juga sejalan dengan instruksi langsung dari Ibu Megawati Soekarnoputri agar seluruh kader PDI Perjuangan hadir di tengah rakyat saat terjadi bencana, tanpa melihat sekat dan kepentingan apa pun,” kata Abd Rahman, Selasa (13/1/2026).
Ia menegaskan bahwa kehadiran wakil rakyat di lokasi bencana tidak boleh bersifat simbolik, melainkan harus diwujudkan melalui langkah nyata, terutama dalam menjaga keberlangsungan pendidikan yang menyangkut masa depan generasi muda.
Sementara itu, Ketua Yayasan An-Nusyur, KH. Ma’mon Amar, S.Ag, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang ditunjukkan Abd Rahman terhadap lembaga pendidikan yang dipimpinnya.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Abd Rahman yang telah hadir langsung melalui estoh ateh dan membantu MA An-Nusyur. Kepedulian ini sangat berarti bagi kami di tengah situasi sulit pascabencana,” ujar KH. Ma’mon Amar, S.Ag.
Ia berharap dukungan tersebut dapat diikuti oleh perhatian lebih luas dari pemerintah daerah dan pihak terkait agar perbaikan fasilitas pendidikan dapat segera dilakukan dan kegiatan belajar mengajar kembali berjalan normal.
Peristiwa ini sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara masyarakat, lembaga pendidikan, dan wakil rakyat dalam menghadapi dampak bencana alam, khususnya untuk menjamin keberlangsungan layanan pendidikan di Kabupaten Sumenep.

Tidak ada komentar