
Kutim,Serikatnasional.id| Mahasiswa Universitas Mulawarman (UNMUL) angkatan 47 kelompok KUTIM 16 mengadakan kegiatan penyuluhan tentang tanaman kakao dan juga melakukan praktek sambung pucuk pada bibit tanaman kakao pembuatan produk. Melalui program kegiatan KKN ini, mahasiswa KKN kelompok KUTIM 16 mendorong agar tanaman budidaya KAKAO harus terus dikembangkan karena memiliki nilai jual yang cukup tinggi sehingga dapat menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Kegiatan penuyulan tanaman kakao ini dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, kegiatan bertempat di Balai Desa Kandungan Jaya, Kecamatan Kaubun, Kutai Timur (Kutim), Kaltim, Kamis, 12 agustus 2021.
Penanggung jawab kegiatan penyuluhan ini, Muhammad Hasbi Mo’a W.A memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah desa Kadungan Jaya dan juga UPT. PPPPL kecamatan Kaubun atas support dan dukungan atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Dia juga tidak lupa menyampaikan terima kasih atas partisipasi dari seluruh masyarakat dan juga gabungan kelompok tani yang ada di desa Kadungan Jaya.
“Terima kasih atas dukungan dan suportnya untuk UPT. PPPPL Kecamatan Kaubun dan juga pemerintah Desa Kadungan Jaya semoga kegiatan yang diselengarakan ini mampu meberikan dampak positif terhadap para petani kakao agar budidaya tanaman kakao ini mampu untuk terus berkembang dengan baik sesuai dengan apa yang diharapkan para petani, mampu meningkatkan pendapatan ekonomi untuk para petani kakao, mampu bersaing didunia pasar dan juga mampu membangkitkan ekonomi serta pembangunan desa,” terangnya.
Sekretaris Desa Kadungan Jaya, Rusli K yang hadir dalam kesempatan itu menyambut baik dan menyampaikan rasa terimakasih atas kehadiran KKN UNMUL yang sudah membantu dan menggali potensi yang ada di desa demi terselengaranya tanaman petani kakao masyarakat yang akan lebih maju dan baik lagi.
“Kegiatan seperti ini sangat baik bagi dan sangat bermanfaat untuk para petani dan masyarakat yang ada di desa Kadungan Jaya dengan begitu ekonomi masyarakat bangkit maka dari itu sentuhan dari pemerintah yang ada baik Kabupaten Kutai Timur dan juga Provinsi Kalimantan Timur untuk terwujudnya ekonomi masyarakat desa yang maju,” ucapnya.
Reporter: Richard


Tidak ada komentar