Nodai Marwah Organisasi, Sekretaris PAC GP Ansor Pragaan Kecam Proses Terpilihnya Kiai Qomri

2 menit membaca
Redaksi SN
Berita Terkini - 21 Okt 2024


SUMENEP, SERIKATNASIONAL.ID | Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Sumenep menggelar Konferensi Cabang di Aula Pondok Pesantren Al-Amien Putri 1 Prenduan, Kecamatan Pragaan, Ahad (20/10/2024. 

Pelaksanaan Konferensi tersebut diduga terindikasi adanya cacat prosedur, rekayasa hingga kecurangan di setiap tahapan konferensi. Pasalnya pelaksanaan konfercab tersebut melanggar Peraturan Organisasi (PO) GP Ansor. 

Ahmad Hafidz selaku Sekretaris PAC GP Ansor Pragaan sangat menyayangkan Presidium sidang yang di pimpin Abdussalam dan Zulkarnain seakan tanpa dosa mengesahkan Tatib Pemilihan yang secara konkret bertentangan dengan Peraturan Organisasi (PO)

“Saya sangat menyayangkan keputusan pimpinan sidang yang sudah jelas melanggar Peraturan Organisasi tanpa rasa bersalah ia sahkan, menurut saya mereka telah dholim terhadap organisasi Ansor itu sendiri” ujarnya

Dalam tatib tertulis bahwa kader berhak mencalonkan diri jika didukung paling sedikit oleh 10 PAC dan 75 Ranting dibuktikan dengan rekom. Jika mengacu pada PO dalam pasal 5 ayat E nomor 4 diterangkan bahwa Pimpinan Cabang (PC) yang memiliki 21-30 PAC, maka kader Ansor berhak mencalonkan diri cukup dengan didukung oleh 4 PAC dan 20 ranting.

“Saya menginginkan tata tertib sesuai dengan PO, sebab di PD/PRT dijelaskan pada pasal 4 tentang hak dan kewajiban peserta, bahwa wajib hadir dan mematuhi tatib selama tidak bertentang dengan PO dan PD/PRT,” jelasnya.

Sempat terjadi caos yang diawali dengan Presidium bertindak tidak sesuai dengan prosedur

“Sekretaris sidang langsung membacakan Konsideranya, disitulah kekacauan terjadi, kami dan beberapa pengurus PAC yang lain keluar dari forum (Walk Out) tetapi sidang tetap saja di lanjutkan dan main ketuk palu saja, padahal di tatib konferensi tidak bisa dilanjut jika peserta sidang tidak memenuhi” terangnya

Menurut Hafidz Kejanggalan dalam Konfercab dipicu oleh pihak pihak tertentu sehingga marwah organisasi Ansor itu sendiri ternodai. Ia meminta kepada Pimpinan Pusat untuk memberikan sanksi seadil adilnya kepada pimpinan sidang Abdussalam dan Zulkarnain.

Penulis: Red

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *