Pemerintah Kabupaten Sumenep Resmi Implementasikan SIPD RI Online

2 menit membaca
Redaksi SN
Berita Terkini - 12 Agu 2025

 

Sumenep, Serikatnasional.id | Pemerintah Kabupaten Sumenep resmi mengimplementasikan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) RI Online mulai 12 Agustus 2025.

Langkah strategis ini menjadi tonggak penting transformasi digital di lingkungan Pemkab, dengan tujuan meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan belanja daerah.

Penerapan SIPD kian optimal berkat integrasi langsung dengan e-catalog nasional, yang memungkinkan proses pengadaan barang dan jasa berlangsung lebih cepat, transparan, dan terpantau secara real time.

Kegiatan implementasi ini berlangsung di Aula Pertemuan Kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sumenep, Selasa (12/08/2025) dengan melibatkan jajaran perangkat daerah terkait serta mitra pendukung sistem.

Hanny Agus Andrian, pejabat dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Sumenep, yang terlibat langsung dalam proses integrasi, menegaskan bahwa kolaborasi sistem ini merupakan fondasi baru bagi tata kelola pengadaan barang dan jasa.

“Integrasi e-catalog dengan SIPD menjadi fondasi penting bagi pengadaan barang dan jasa yang modern. Seluruh transaksi dapat dipantau transparan dan sesuai regulasi, sehingga pengelolaan anggaran daerah lebih efektif dan risiko penyimpangan dapat ditekan,” ujarnya.

Sementara itu, Hartono dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sumenep memaparkan aspek teknis implementasi di tingkat perangkat daerah, termasuk proses pembuatan ID Billing untuk iuran wajib pegawai (IWP).

“Penginputan data yang akurat dan tepat waktu menjadi kunci keberhasilan SIPD. Kami terus membimbing perangkat daerah agar penggunaan sistem ini optimal dan sesuai ketentuan,” jelasnya.

Dukungan perbankan juga menjadi faktor penting. Fahrizal Maulidi, perwakilan Bank Jatim, memastikan pihaknya telah menyiapkan sistem yang terintegrasi penuh dengan SIPD.

“Integrasi ini memudahkan proses transaksi dan pengelolaan anggaran daerah. Kami berkomitmen menghadirkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan efisien, serta terus berinovasi demi mempercepat dan mengamankan administrasi keuangan pemerintah daerah,” ungkapnya.

Kolaborasi erat antara Pemkab Sumenep, LPSE, BKAD, dan Bank Jatim diharapkan menjadi motor penggerak suksesnya transformasi digital belanja daerah.

Dengan sistem modern yang saling terhubung ini, Sumenep siap menjadi contoh daerah lain dalam membangun pemerintahan yang efisien, transparan, dan berdaya saing.

Penulis: Rasyidi 

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *