Samakan Visi Sekolah Kebersamaan, Raudlatul Iman Bersinergi Dengan Wali Santri

2 menit membaca
Redaksi SN
Berita Terkini, News - 26 Des 2021

Serikatnasional.id -Mengakhiri semester ganjil dan persiapan semester genap, wali santri dari kaum ibu hari ini (26/12/2021) menghadiri Rapat Kebersamaan di Aula Madrasah Raudlatul Iman yang dihadiri Pengasuh, Ketua Umum Yayasan, Dewan Kepala dan Majelis Nyai Pondok Pesantren Raudlatul Iman Gadu Barat Ganding Sumenep.

Menurut K. Sahli Hamid, M.Pd.I Ketua Umum Yayasan Raudlatul Iman, silaturrahim pihak lembaga dengan ibu murid sangat strategis dalam rangka membangun komunikasi dan menyamakan persepsi dalam mendidik anak.

“Rapat ini sangat penting artinya sebagai media silaturrahim pihak madrasah dengan orang tua terutama kaum ibu untuk menjalin komunikasi, karena dengan bertemu akan menambah ikatan cinta serta kesamaan melaksanakan parenting atau pola asuh anak yang mengutamakan kasih sayang dan kegairahan. Di samping itu pertemuan dengan ibu-ibu tidak usah disediakan kopi” ungkap beliau berseloroh yang disambut gerr kaum ibu.

Ketua yayasan yang belakangan sangat intens membangun lembaga yang dikelolanya ini, mempunyai gagasan besar sebagai bagian dari inovasi agar pendidikan semakin menarik dan menyenangkan bagi anak didik. Untuk itu, beliau menyusun buku “Togetherness School of Sosis” yang berarti sekolah kebersamaan untuk sekolah simpatik dan sejahtera.

“Anak bukan milik kita yang sesuka hati kita perlakukan, tapi mereka adalah amanat Allah yang harus kita rawat dan jaga dengan baik melalui pola asuh yang membahagiakan agar mereka tumbuh percaya diri menghadapi masa depannya. Untuk itu ciptakan surga dalam kehidupan keluarga, tetapi tetap harus disiplin agar tidak menjadi anak yang manja dan egois” pesannya di hadapan seratus lebih ibu-ibu yang hadir.

Di kesempatan lain, Ketua Yayasan Bidang Hubungan Masyarakat Ustadz Khairi Aziz, S.Pd.I  setelah berkoordinasi dengan ibu murid bertekad untuk mengaktifkan pertemuan berkala dua bulan sekali yang akan dilaksanakan minggu terakhir di hari Rabu yang diisi dengan istighatsah bersama dan informasi kelembagaan.

Rapat kali ini diakhiri dengan tausiyah dari pengasuh K. Ali Mufti Hamid, MM tentang persyaratan yang harus dilakukan orang tua agar putera-puterinya menjadi anak soleh sekaligus pembacaan doa mengakhiri pertemuan. 

Selanjutnya acara pemberian raport (prestasi hasil belajar) selama satu semester dari masing-masing tingkatan.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *