
SUMENEP – SLB Cinta Ananda Sumenep memang sekolah luar biasa yang agresif dan tidak berhenti bergerak. Kali ini, sekolah yang dikomandani oleh Maulidini Triswati S.psi, M.Pd ikut memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Sumenep yang ke-753 dalam bentuk partisipasi sebagai peserta dalam lomba Pawai Baju Etnik dan Bazar UMKM.
Acara ini dilangsungkan di pintu gerbang timur Taman Adipura Sumenep tepatnya di depan Mall Pelayanan Publik. Untuk lomba baju etnik, CA mengutus 5 orang siswa yang berdandan laksana raja dan ratu dengan pakaian ikonik ala kerajaan. Mereka berjalan dengan gagah dan anggun dari samping kantor PM dan finish di depan Labang Mesem Sumenep.
Menurut Nurul Imaniyah S,Pd, untuk melancarkan kegiatan ini, timnya dipisah, beberapa menjaga stand dan beberapa mendampingi siswa yang ikut baju etnik. Guru yang akrab dipanggil Nurul ini juga berharap masyarakat bisa mampir ke stand UMKM ala CA.
“Kami di sini menjaga yang baju etnik, mas, sedangkan teman-teman yang lain menjaga stand, biar sama-sama berjalan. Silakan kalau juga ingin mampir ke stand kami”, tutur guru CA asal Gapura ini.
Sedangkan menurut Arifatul Khoriyah, S.pd saat dikonfirmasi melalui status WhatsApp menyatakan tidak bisa fokus karena teringat siswanya yang sedang berlomba. Guru asal Kecamatan Batuputih ini tidak bisa mendampingi karena sedang ada kegiatan di luar kota.
“Saya sedang tugas negara mas ke luar kota, tetapi pikiran tetap pada siswa yang saat ini sedang berlomba, jadi amburadul deh”, tandas guru CA yang juga cukup senior ini.
Lomba Baju Etnik sendiri dimulai dari jam 14.00 sampai jam 16.00. Sekalipun beberapa saat sebelumnya, hujan deras mengguyur Kabupaten Sumenep, tetapi pagelaran tetap berlangsung dengan lancar. (Ags)


Tidak ada komentar