Tindaklanjuti Raudlatul Iman Smart, Dewan Guru Ikuti Sosialisasi Penilaian Berbasis Digital

2 menit membaca
Redaksi SN

SUMENEP – Raudlatul Iman Smart adalah konsep yang dicanangkan sejak Nopember 2019 menyikapi perkembangan teknologi informasi yang memiliki lompatan-lompatan cepat yang mengharuskan lembaga ataupun organisasi beradaptasi dengan situasi yang terus berubah dengan menyiapkan sumber daya manusia yang visioner, kompetitif dan inovatif.


Maka pada hari ini (08/02/2022) bertempat di ruang kelas, Raudlatul Iman menyempurnakan konsep tersebut dengan mengumpulkan tenaga pendidik di setiap tingkat satuan pendidikan untuk menyosialisaikan pendidikan berbasis web sebagai respon atas dinamika yang menuntut proses pendidikan yang menghadirkan kebaruan dan terobosan berkelanjutan.


Ketua Umum Yayasan Raudlatul Iman K. Sahli Hamid dalam sambutannya menegaskan pentingnya berinovasi sebagai respon terhadap tuntutan zaman yang terus berkembang. “Kita saat ini berada di sebuah kondisi yang menuntut untuk peka pada perubahan. Raudlatul Iman Smart yang digagas pada kegiatan “Raudlatul Iman Conference” tahun 2019 terus kita terjemahkan ke dalam langkah-langkah kongkrit aplikatif dengan terus berinovasi merespon kemudahan-kemudahan teknologi melalui pembelajaran digital seperti penggunaan website Raudlatul Iman secara cerdas. Sebentar lagi, juga akan diadakan pelatihan literasi sekolah dan workshop jurnalistik. Untuk itu guru seharusnya menangkap peluang itu dengan selalu update keilmuan. Pada hari ini kita akan belajar bersama penilaian berbasis digital (digital based assesment)” ujarnya di hadapan puluhan dewan guru.

Sosialisasi penilaian berbasis digital dilakukan oleh tim IT atau tenaga administrasi yang diwakili Ustadz Fahrurrozi, S.Ud untuk kepentingan pendidikan agar memudahkan bagi guru dalam membuat soal dan memberikan nilai. “Sebetulnya lembaga ini bisa dikatakan sedikit lambat menggunakan aplikasi penilaian, tetapi bukan berarti kita tidak berbuat sama sekali. Aplikasi ini akan membantu guru agar mudah melakukan kegiatan pembelajaran” tegas Fahrur dengan rinci

Selain penilaian, pertemuan ini juga menyosialisasikan Sistem Keuangan, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), pengenalan kategori atau konten di website Media Center Raudlatul Iman. Guru juga diharapkan dapat berpartisipasi mengisi konten-konten tersebut untuk meningkatkan kualitasnya yang dimulai dari guru sertifikasi. Setiap guru memiliki akun masing-masing termasuk juga siswa agar dapat berinteraksi mewujudkan visi misi besar Raudlatul Iman dan motto menjalin kebersamaan.

Adapun kesimpulan pertemuan menghasilkan rekomendasi antara lain :

1. Kewajiban nilai harian 3 kali / semester


2. Jumlah soal 10 / kelipatan 10


3. Untuk sementara soal berdasar BAB bukan KD


4. Minimal nilai 60 tapi harus ada remedial


5. Tidak menerima nilai basis kertas bagi yg sudah memiliki Whatshapp


6. Jika masih ada yang belum jelas, langsung hubungi tu/operator/kepala di tingkatan masing-masing. (MSA)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *