Sumenep-SerikatNasional.id | Lembaga Yayasan Raudlatul Iman menggelar kegiatan yang spesial yaitu (PSN) Peringatan Sirah Nabawiyah Saw dan (GSN) Ghirah Santri Nasional sebagai trobosan baru dari kami dan juga kegiatan ini bertujuan sebagai wujud kecintaan kami kepada kanjeng baginda Nabi Muhammad saw sang suri tauladan ummat disegala zaman sekaligus momen istimewa bagi kaum santri.
Kegiatan seperti ini berpusat dilingkungan Madrasah Raudlatul Iman yang bertempat didusun mandala barat desa gadu barat kecamatan ganding kabupaten sumenep. Dengan kegiatan seperti ini tentunya para santri sangat bahagia karena mereka juga ikut serta memeriahkan acara ini dengan mengikuti lomba-lomba yang bersifat inovatif dan kreatif.
Dalam pembukaan acara yang diletakkan di Musholla Al-Hamidiyah pondok pesantren raudlatul iman dihadiri langsung oleh Ketua yayasan raudlatul iman dan Dewan Syuro serta para santri dan siswa-siswi sekaligus mahasiswa dan mahasiswi (Stidar) Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Raudlatul Iman karena acara seperti yang seperti ini melibatkan semua anak didik yang berada dibawah naungan Yayasan Raudlatul Iman.
Dalam acara tersebut ketua Yayasan Raudlatul Iman K. Sahli Hamid, S. Ag, M. Pd. I beliau juga menyampaikan bahwa pada tanggal 22 oktober 1945 resolusi jihad dibacakan sebagai bukti kongkrit bahwa peran santri didalam memperjuangkan kemerdekaan negara indonesia sangat jelas.
“Santri dalam memperjuangkan kemerdekaan hanyalah bermodalkan perintah kiai dan bambu runcing sebagai senjata,” ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama hadir juga K. Ali Mufti Hamid, M. M yang juga menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini berjuan agar rasa kecintaan kita pada sang rasul lebih melekat dalam tubuh kita dan sebagai santri juga harus dan wajib hukumnya mencintai tanah air tercinta ini.
“Acara ini bertujuan untuk lebih menumbuhkan rasa kecintaan kita pada rosul dan bukti bahwa kita hubbul wathon artinya mencintai tanah air,” jelasnya saat membuka acara.
Serta sebagai ketua pelaksana dalam kegiatan spesial seperti ini Moh. Ghalib Bafadlal mewakili semua teman-teman panitia menyambut para peserta dengan ucapannya bahwa acara momentum seperti ini jangan sampai kita sia-siakan karena ini acara kita bersama yang dikemas dengan berbagai macam lomba yang menarik tentunya untuk para peserta.
“Kegiatan ini merupakan wujud kecintaan kita pada rosul dan tanah air sebagai bukti kongkrit bahwa kita merayakannya,” dengan suara langtang dia menyampaikannya.
Kegiatan ini dilangsungkan selama empat hari yaitu sejak tanggal 19 oktober 2021 dan berakhir pada tanggal 22 oktober 2021 yang diakan diisi oleh penceramah kondang yaitu KH. Kholilullah yang datangnya dari kabupaten sumenep.


Tidak ada komentar