DKPP Sumenep Dukung Swasembada Pangan, Terapkan Penyemprotan Padi Berbasis Teknologi Drone

2 menit membaca
Redaksi SN
News - 07 Jan 2026

Sumenep, Serikatnasional.id — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep terus memperkuat dukungan terhadap program swasembada pangan nasional melalui penerapan teknologi pertanian modern. Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni penyemprotan padi menggunakan drone di area persawahan Desa Poreh, Kecamatan Lenteng, Rabu (7/1/2026).

Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Bupati Sumenep Dr. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H. sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap inovasi pertanian yang berpihak pada petani. DKPP memastikan penerapan teknologi ini berjalan sesuai standar teknis dan kebutuhan di lapangan.

Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid menyampaikan bahwa penggunaan drone dalam penyemprotan tanaman padi bertujuan meningkatkan efisiensi, ketepatan, serta pemerataan pengendalian hama dan penyakit tanaman.

“Penyemprotan melalui udara lebih efektif, terutama untuk hamparan sawah yang luas. Selain menghemat waktu dan tenaga petani, metode ini juga membantu hasil semprotan lebih merata,” jelas Chainur Rasyid.

Ia menegaskan bahwa DKPP tidak hanya menghadirkan teknologi, tetapi juga memastikan pendampingan berkelanjutan melalui peran aktif para penyuluh pertanian di lapangan.

“Pendampingan tetap menjadi kunci. Penyuluh kami terlibat langsung untuk memastikan penggunaan teknologi ini aman bagi tanaman dan sesuai dengan kebutuhan petani,” tambahnya.

Menurut Chainur, Kecamatan Lenteng dipilih sebagai lokasi kegiatan karena merupakan salah satu sentra produksi padi di Kabupaten Sumenep. Wilayah ini juga diproyeksikan menjadi percontohan penerapan teknologi pertanian modern dalam mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani.

DKPP Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi pertanian yang terukur, tepat sasaran, dan berorientasi pada kepentingan petani, sejalan dengan arah kebijakan daerah yang menempatkan petani sebagai pusat pembangunan pertanian.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir jajaran OPD terkait, Forpimka Lenteng, penyuluh pertanian, serta unsur TNI-Polri yang mendukung kelancaran pelaksanaan di lapangan.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *