Belum Genap Umur Dua Tahun, Seorang Balita dikabarkan Meninggal, Ternyata Ditinggal Ngepel Lantai Rumah Oleh Ibunya

2 menit membaca
Redaksi SN
Berita Terkini, News, Peristiwa - 09 Des 2021


Serikatnasional.id – Warga di Dusun Bayanan RT 03 RW 01 Desa Wajak Lor, Kecamatan Boyolangu, digegerkan dengan adanya kejadian balita meninggal dunia di dalam kolam ikan samping milik MJ (49) warga setempat. Korban diketahui berinisial AF balita perempuan yang hampir berumur 2 tahun



Kapolsek Boyolangu AKP Sukirno melalui Kasi Humas Polres Tulungagung IPTU Nenny Sasongko saat dikonfirmasi awak media, membenarkan adanya kejadian tersebut.


“Kejadian diketahui pada hari ini Kamis (09/12/2021) sekira pukul 09.30 WIB dan dilaporkan ke Polsek Boyolangu sekira pukul 11.30 WIB,” terang Nenny Sasongko.


Nenny melanjutkan, kronologis kejadian berawal pada hari ini (09/12)2021) sekira pukul 09.00 WIB, ibu kandung korban berinisial MS (43) bersama korban bermain kerumah kakaknya MJ (saksi). Selanjutnya ditinggal untuk mengepel lantai rumah, sedangkan korban yang masih balita dan baru bisa berjalan bermain sendiri di halaman. Selang 15 menit kemudian, ibu korban mencari keberadaan korban di sekitar rumah kakaknya namun ternyata tidak diketemukan.


“Dengan dibantu saksi lainnya D (34) ibu korban mencari di kolam ikan yang berada disamping rumah. Namun korban diketahui sudah dalam keadaan terapung di kolam tersebut,” jelas Nenny.


Kemudian sambil berteriak minta tolong, saksi D langsung menolong korban dengan mengangkatnya dari dalam air kolam.


Mendengar suara teriakan tersebut, saksi MJ langsung menuju ke kolam ikan dan selanjutnya membawa korban ke Puskesmas Beji Kecamatan Boyolangu.


“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter Rio. Korban dinyatakan sudah meninggal dunia. Atas kejadian itu ibu korban melaporkannya ke Polsek Boyolangu,” lanjut Iptu Nenny.



Petugas Polsek Boyolangu yang menerima laporan tersebut kemudian menghubungi Tim Inafis Satreskrim Polres Tulungagung untuk melakukan pemeriksaan pada jasad korban dan olah TKP.



“Dari hasil keterangan dokter Rio petugas PKM Beji menerangkan, saat korban tiba di Puskesmas dalam keadaan tidak bergerak, tidak bernafas, hidung dan mulut korban penuh air akibat tercebur di dalam kolam dan dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan dari hasil pemeriksaan Tim Inafis, pada bagian dahi dan kepala belakang korban terdapat benjolan membiru yg diduga akibat membentur dinding kolam.


Dan tidak ditemukan adanya tanda – tanda kekerasan,” pungkas Nenny.(im)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *