Bupati Fauzi Sambut Jemaah Haji, Tegaskan Haji Mabrur Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

3 menit membaca
Redaksi SN
News - 22 Jun 2026

SUMENEP, Serikatnasional.id – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa kemabruran haji tidak cukup hanya ditunjukkan melalui peningkatan ibadah secara pribadi, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang membawa manfaat bagi masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan saat menyambut kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Sumenep di GOR A. Yani Pangligur, Senin (22/6/2026). Di tengah suasana haru dan penuh syukur, Bupati Fauzi mengingatkan bahwa kepulangan dari Tanah Suci merupakan awal dari pengabdian yang lebih besar di tengah kehidupan sosial.

Menurutnya, perjalanan haji bukan sekadar rangkaian ritual keagamaan, melainkan proses pembentukan karakter yang sarat dengan nilai keikhlasan, kesabaran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan pengorbanan. Karena itu, seluruh nilai tersebut harus tercermin dalam perilaku sehari-hari setelah kembali ke tanah air.

“Para jemaah yang telah pulang ke Kabupaten Sumenep bukan sekadar berakhirnya perjalanan ibadah di Mekkah dan Madinah, melainkan awal dari tanggung jawab moral untuk mengamalkan nilai-nilai haji dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Bupati Fauzi.

Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep itu menilai, ukuran utama haji mabrur terletak pada perubahan sikap dan meningkatnya kepedulian terhadap sesama. Jemaah haji diharapkan menjadi teladan dalam menjaga akhlak, memperkuat persaudaraan, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial di lingkungan masing-masing.

“Haji mabrur tidak hanya tercermin dari meningkatnya kualitas ibadah pribadi, tetapi terlihat dari sikap sosial yang semakin baik, kepedulian terhadap sesama, serta kontribusi positif bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Bupati Fauzi juga mengajak para jemaah untuk mengambil peran strategis dalam menjaga harmoni sosial, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta merawat persatuan dan kerukunan yang menjadi fondasi pembangunan daerah.

Menurutnya, para jemaah haji memiliki posisi terhormat di tengah masyarakat sehingga diharapkan mampu menjadi contoh dalam kejujuran, kedisiplinan, semangat gotong royong, dan kehidupan yang penuh toleransi.

“Jadilah teladan dalam menjaga akhlak, kejujuran, kedisiplinan, serta semangat gotong royong yang menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Fauzi turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji, tenaga kesehatan, pembimbing ibadah, serta jajaran Kementerian Agama yang telah bekerja maksimal dalam mendampingi dan melayani jemaah sejak proses keberangkatan hingga kembali ke Kabupaten Sumenep.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumenep dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat datang kepada para tamu Allah yang telah menunaikan ibadah haji. Semoga seluruh rangkaian ibadah yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT,” pungkasnya.

Berdasarkan data panitia, jemaah haji Kabupaten Sumenep yang tiba pada Senin (22/6/2026) tergabung dalam empat kelompok terbang, yakni Kloter 77, Kloter 78, Kloter 79, dan Kloter 81. Seluruh proses pemulangan berlangsung aman, tertib, dan lancar dengan pengawalan dari berbagai pihak.

Kepulangan para tamu Allah ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk terus memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan masyarakat, sekaligus menjadikan para haji sebagai motor penggerak terciptanya kehidupan sosial yang harmonis, berakhlak, dan berdaya saing.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *