Dinkes P2KB Sumenep Perketat Pengawasan Pasien TBC Lewat Pemantauan Door to Door

2 menit membaca
Redaksi SN
News - 22 Nov 2025

Sumenep, Serikatnasional.id – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep memperketat pengawasan terhadap pasien tuberkulosis (TBC) melalui pemantauan langsung ke rumah warga.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelanjutan pengobatan yang menjadi faktor kunci keberhasilan penyembuhan.

Kepala Dinkes P2KB melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes P2KB Sumenep, Achmad Syamsuri, mengatakan bahwa pemantauan door to door dilakukan secara konsisten oleh petugas kesehatan.

Dalam pelaksanaannya, mereka menggandeng kader Puskesmas serta kader khusus dari Yayasan Bhanu Yasa Sejahtera (YABHYSA).

“Fokus utama kami adalah memastikan setiap pasien tidak berhenti menjalani pengobatan. Terapi yang berkelanjutan sangat menentukan proses kesembuhan,” tegas Syamsuri, Kamis (20/11/2025).

Setiap kunjungan dicatat secara real time melalui sistem informasi TBC nasional yang terintegrasi dengan Kementerian Kesehatan. Sistem ini memudahkan koordinasi serta pemantauan perkembangan kasus di lapangan. Selain itu, petugas juga memastikan ketersediaan dan distribusi obat sesuai jadwal, baik dua mingguan maupun bulanan, menyesuaikan akses dan kondisi wilayah pasien.

Syamsuri menegaskan bahwa konsistensi obat tidak boleh terputus.

“Tidak boleh ada jeda selama enam bulan masa pengobatan. Kami tetap mengupayakan pasien mendapat obat meski tinggal di daerah terpencil,” ujarnya.

Data Dinkes P2KB menunjukkan jumlah penderita TBC di Sumenep masih cukup tinggi. Tahun 2023 tercatat 2.556 kasus, meningkat menjadi 2.589 kasus pada 2024. Namun hingga Oktober 2025, jumlah tersebut mulai menurun menjadi 2.294 kasus.

Meski tren kasus menunjukkan penurunan, Dinkes P2KB Sumenep tetap memperkuat pengawasan lapangan dan memastikan seluruh pasien menjalani terapi tepat waktu. Kebijakan pemantauan intensif ini diharapkan menjadi langkah signifikan untuk menekan kasus TBC dan mewujudkan masyarakat Sumenep yang lebih sehat serta bebas penyakit menular.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *