
SUMENEP, Serikatnasional.id – Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Pragaan menggelar Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) di Balai Desa Kaduara Timur, Senin (21/9/2026), untuk membahas berbagai persoalan kesehatan berdasarkan hasil Survei Mawas Diri (SMD). Kegiatan ini menjadi forum bersama untuk menentukan prioritas masalah kesehatan sekaligus menyusun langkah penanganan yang melibatkan masyarakat, pemerintah desa, kader, dan petugas kesehatan.
Dalam musyawarah tersebut, sejumlah persoalan kesehatan menjadi perhatian, meliputi penyakit hipertensi (HT) dan diabetes melitus (DM), pengelolaan sampah, pengukuran antropometri, serta kehamilan remaja.
Melalui MMD, masyarakat diharapkan dapat memahami kondisi kesehatan di lingkungannya, mengidentifikasi faktor penyebab masalah, serta merumuskan solusi yang sesuai dengan kebutuhan desa. Hasil pembahasan juga menjadi dasar penyusunan rencana kegiatan dan tindak lanjut untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Keterlibatan berbagai unsur desa menjadi bagian penting dalam upaya tersebut. Kepala desa dan perangkat desa, kader kesehatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, bidan desa, petugas Puskesmas, TP PKK, serta perwakilan kelompok masyarakat diharapkan dapat mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing.
Selain membahas persoalan kesehatan, kegiatan ini juga diisi dengan pengukuhan Duta Imunisasi dan pemilihan Duta Lingkungan Bersih. Dalam agenda tersebut, Bapak Helmi terpilih sebagai Duta Lingkungan Bersih.
Pengukuhan dan pemilihan duta tersebut diharapkan dapat memperkuat edukasi serta mendorong partisipasi masyarakat dalam meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya imunisasi dan menjaga kebersihan lingkungan.
Melalui pelaksanaan MMD, masyarakat Desa Kaduara Timur diharapkan semakin aktif berpartisipasi dalam pembangunan kesehatan. Sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan Puskesmas menjadi kunci agar program kesehatan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi warga.


Tidak ada komentar