
Sumenep, Serikatnasional.id – Satu tahun kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo dan Wakil Bupati Imam Hasyim (FAHAM) ditandai dengan percepatan pembangunan infrastruktur, rehabilitasi sekolah, serta penguatan layanan kesehatan berbasis Universal Health Coverage (UHC). Evaluasi tersebut disampaikan dalam agenda Sumenep Bersholawat 1447 H/2026 M yang digelar di sebelah timur Taman Adipura, Sabtu (28/2/2026) malam.
Achmad Fauzi Wongsojudo dalam sambutannya menegaskan bahwa tahun pertama pemerintahannya difokuskan pada peletakan fondasi pelayanan publik dan konektivitas wilayah.
“Tahun pertama adalah fase penguatan dasar. Kami memprioritaskan pembangunan jalan dan jembatan karena itu menyangkut langsung pergerakan ekonomi masyarakat, baik di daratan maupun kepulauan,” ujar Fauzi.
Ia menyebut, sektor pendidikan juga menjadi perhatian melalui rehabilitasi 45 sekolah serta perluasan program beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kami ingin memastikan anak-anak Sumenep memiliki akses yang lebih luas untuk melanjutkan studi dan meningkatkan kualitas diri,” katanya.
Di bidang kesehatan, program UHC berbasis KTP terus diperkuat agar masyarakat dapat mengakses layanan gratis dari Puskesmas hingga rumah sakit. Selain itu, RSUD dr. H. Moh. Anwar milik Pemkab Sumenep dilaporkan meningkat statusnya menjadi tipe B.
“Kami berkomitmen memastikan masyarakat tidak terkendala biaya saat membutuhkan pelayanan kesehatan. Itu bagian dari kehadiran negara di tengah masyarakat,” tegasnya.
Meski memaparkan sejumlah capaian, Fauzi mengakui masih terdapat pekerjaan rumah, terutama pemerataan pembangunan wilayah kepulauan dan penguatan ekonomi lokal berbasis potensi daerah.
“Kami menyadari masih ada kekurangan. Tahun kedua akan kami fokuskan pada pemerataan dan peningkatan kualitas program agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ucapnya.
Sumenep Bersholawat yang dihadiri ribuan jamaah bersama Majelis At-Taufiq tersebut menjadi momentum refleksi sekaligus konsolidasi memasuki tahun kedua kepemimpinan FAHAM. Pemerintah daerah menyatakan komitmennya untuk menjaga kesinambungan pembangunan dengan orientasi pada kesejahteraan dan keadilan sosial. (Ras/red)

Tidak ada komentar