
Bangkalan, Serikatnasional.id – Pemerintah Kabupaten Kabupaten Bangkalan mulai mengambil langkah konkret menghadapi ancaman krisis energi global dengan mendorong aparatur sipil negara (ASN) bersepeda ke kantor.
Kebijakan tersebut disiapkan sebagai respons atas gejolak geopolitik dunia yang berdampak pada sektor energi, termasuk potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Wakil Bupati Bangkalan, Moch. Fauzan Ja’far, menegaskan bahwa ASN dituntut untuk adaptif dan menjadi contoh dalam upaya penghematan energi.
“Di tengah kondisi global yang tidak menentu, kita harus tetap solid, disiplin, dan mampu beradaptasi. Termasuk dalam hal efisiensi energi,” tegasnya saat memimpin apel, Rabu (25/03/2026).
Ia mengungkapkan, kebijakan penggunaan sepeda saat ini tengah difinalisasi melalui surat edaran dan akan diberlakukan pada hari-hari tertentu.
“Surat edarannya sedang kami siapkan. Nantinya ASN wajib menggunakan sepeda di hari tertentu. Ini langkah konkret merespons situasi global sekaligus mendorong penghematan BBM,” ujarnya.
Menurutnya, langkah ini bukan sekadar simbolis, melainkan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mengantisipasi dampak ekonomi akibat ketidakpastian global.
Selain menekan konsumsi BBM, kebijakan tersebut juga diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif aparatur terhadap pentingnya gaya hidup hemat energi dan ramah lingkungan.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan halal bihalal bersama jajaran OPD dan ASN di lingkungan Pemkab Bangkalan sebagai bagian dari penguatan kebersamaan pasca Idul Fitri.
Dengan kebijakan ini, Pemkab Bangkalan mengirim sinyal kuat bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam menghadapi ancaman krisis global, melainkan mulai bergerak dengan langkah nyata dari level aparatur.


Tidak ada komentar