
Sumenep, Serikatnasional.id – Atmosfer futsal Madura dipastikan memanas. Turnamen bergengsi SonGENnep Futsal Series Piala Bupati 2026 siap digelar dan diprediksi menjadi salah satu kompetisi futsal paling kompetitif di ujung timur Pulau Madura tahun ini.
Ajang prestisius ini akan berlangsung selama hampir tiga pekan, mulai 31 Januari hingga 17 Februari 2026, dengan melibatkan 48 tim terbaik dari Kabupaten Sumenep dan Kabupaten Pamekasan. Skala peserta lintas kabupaten ini menjadikan SonGENnep Futsal Series bukan sekadar turnamen lokal, melainkan panggung rivalitas regional yang sarat gengsi.
Presiden SonGENnep FC, Muhammad Romli, menyebut turnamen ini dirancang sebagai ruang adu kualitas sekaligus etalase potensi futsal Madura. Menurutnya, antusiasme puluhan tim peserta menjadi bukti bahwa futsal telah berkembang menjadi olahraga dengan basis kompetisi yang kuat di daerah.
“Kami tidak ingin turnamen ini hanya ramai secara jumlah peserta, tetapi juga berkualitas dari sisi permainan, manajemen pertandingan, hingga atmosfer kompetisinya,” kata Romli, Kamis (29/01/2026).
Romli menegaskan, SonGENnep Futsal Series Piala Bupati 2026 diposisikan sebagai bagian dari ekosistem pembinaan atlet daerah. Ia berharap ajang ini mampu melahirkan pemain-pemain potensial yang siap bersaing di level lebih tinggi.
“Ini momentum strategis untuk membaca peta kekuatan futsal Madura. Dari sinilah talenta-talenta lokal bisa muncul dan mendapat panggung yang layak,” ujarnya.
Di sisi lain, tingginya tensi persaingan antar tim dari dua kabupaten bertetangga membuat aspek pengawasan pertandingan menjadi sorotan utama. Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Sumenep memastikan seluruh laga akan dikawal ketat agar berjalan kondusif dan profesional.
Wakil Ketua AFK Sumenep, Faizal Reza Baisuni, menegaskan bahwa sportivitas menjadi kunci utama keberhasilan turnamen. Ia mengingatkan seluruh peserta untuk menahan ego dan menjunjung tinggi etika pertandingan.
“Turnamen ini membawa nama baik dua daerah. Jadi bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana seluruh tim menunjukkan sikap dewasa dan profesional di lapangan,” tegas Faizal.
Faizal juga menekankan bahwa AFK Sumenep bersama panitia tidak akan mentoleransi pelanggaran yang berpotensi merusak iklim kompetisi. Pengamanan dan pengawasan wasit, menurutnya, telah disiapkan secara maksimal.
“Kami ingin memastikan setiap pertandingan berjalan fair, aman, dan berkualitas. Rivalitas boleh panas, tetapi harus tetap dalam koridor sportivitas,” tandasnya.
Dengan durasi panjang, jumlah peserta besar, dan rivalitas regional yang kental, SonGENnep Futsal Series Piala Bupati 2026 diproyeksikan menjadi magnet perhatian publik olahraga Madura. Turnamen ini sekaligus diharapkan menjadi standar baru penyelenggaraan kompetisi futsal daerah yang profesional dan berdaya saing nasional.

Tidak ada komentar