
SUMENEP, Serikatnasional.id – Pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan tenggelam di perairan sekitar Pelabuhan Desa Aenganyar, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, berakhir pada Senin (3/8/2026). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 11.25 WIB.
Korban berinisial M (35), warga Dusun Manding, Desa Aenganyar, ditemukan mengapung sekitar 400 meter di sebelah barat Pelabuhan Desa Aenganyar. Penemuan tersebut pertama kali dilakukan oleh seorang nelayan bernama Marhadi (50) saat memancing bersama dua rekannya, Dandi (25) dan Ramsi (35).
Saat melihat sesosok tubuh mengapung di tengah laut, Marhadi meminta kedua rekannya tetap berada di lokasi untuk menandai posisi korban. Ia kemudian menuju daratan guna melaporkan penemuan tersebut kepada keluarga korban dan aparat kepolisian.
Menerima laporan itu, Kapolsek Giligenting bersama personel Polsek segera mendatangi lokasi. Bersama warga dan keluarga, petugas melakukan proses evakuasi jenazah menuju rumah korban di Dusun Manding sebelum selanjutnya dibawa ke rumah orang tuanya di Dusun Ragang, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting.
Dalam penanganan peristiwa tersebut, polisi juga berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Aenganyar dan Puskesmas Giligenting, meminta keterangan para saksi, serta melakukan identifikasi terhadap korban sesuai prosedur.
Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah akibat kecelakaan tenggelam. Mereka juga menolak dilakukan visum luar maupun visum dalam serta membuat surat pernyataan tidak akan menuntut pihak mana pun atas peristiwa tersebut.
Polresta Sumenep mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di perairan. Masyarakat juga diminta memperhatikan kondisi cuaca serta menggunakan perlengkapan keselamatan untuk mengurangi risiko kecelakaan di laut.


Tidak ada komentar