BPP Kostratani Guluk-Guluk Peringati Maulid Nabi, Serahkan Santunan Anak Yatim dan Sertifikat Kelompok Tani

2 menit membaca

Sumenep, Serikatnasional.id | Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kostratani Kecamatan Guluk-Guluk menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim, Kamis (11/9/2025).

Acara yang berlangsung di kantor BPP tersebut dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep Chainur Rasyid, Sekretaris DKPP, jajaran pejabat struktural, Plt. Camat Guluk-Guluk Muhammad Sidqi, perwakilan Polsek dan Koramil, pengurus Gapoktancam, Gapoktandes, hingga kelompok tani se-Kecamatan Guluk-Guluk.

Dalam sambutannya, Chainur Rasyid mengajak para petani menjadikan keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam mengelola sektor pertanian. Menurutnya, nilai kesabaran, kerja keras, serta kepedulian sosial yang dicontohkan Rasulullah dapat menjadi pedoman untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat solidaritas antar-petani.

“Implementasikan sifat Rasulullah dalam proses bertani, memperlakukan tanaman dengan penuh kasih sayang sebagai amanat Allah SWT. Semangat juang Nabi juga harus kita teladani demi tercapainya swasembada pangan,” ujar Chainur.

Ia menambahkan, Kecamatan Guluk-Guluk memiliki potensi besar di sektor pertanian dengan komoditas unggulan seperti tembakau, padi, jagung, dan bawang merah. Namun demikian, para petani diminta tetap waspada terhadap kondisi alam, terutama menghadapi musim kemarau basah tahun ini.

Pada kesempatan tersebut, Kepala DKPP juga menyerahkan 100 sertifikat kelompok tani yang telah selesai diverifikasi melalui sistem aplikasi berbasis digital. “Dengan sistem ini, hasil verifikasi menjadi lebih presisi dan akuntabel,” tegasnya.

Kepala BPP Kostratani Kecamatan Guluk-Guluk, Wawan Kurniawan, menuturkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar peringatan Maulid, melainkan juga ajang memperkuat ukhuwah antar-petani sekaligus wujud kepedulian sosial kepada anak yatim.

“Momentum Maulid ini kita jadikan sarana memperbanyak sholawat dan meneladani akhlak Nabi. Dengan begitu, kelompok tani di Guluk-Guluk dapat semakin solid, harmonis, dan berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat,” ucap Wawan.

Acara semakin khidmat dengan lantunan sholawat dari kelompok hadrah yang mengiringi prosesi santunan kepada anak yatim. Suasana religius berpadu dengan semangat kebersamaan, mencerminkan nilai keberkahan yang diharapkan membawa kemajuan pertanian di Guluk-Guluk. (Ras/red)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *