
SUMENEP, Serikatnasional.id – Momentum Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep menjadi pengingat pentingnya melanjutkan perjuangan para pendahulu melalui karya nyata dan pengabdian kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng., melalui unggahan ucapan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep di media sosial, Sabtu (31/10/2026).
Sebagai birokrat dan pejabat publik yang mengemban amanah di bidang perencanaan pembangunan daerah, Arif mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memanfaatkan waktu dan kesempatan dengan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan daerah.
“Kelak, kita pun akan menjadi bagian dari sejarah. Maka selagi diberi waktu, tinggalkanlah kebaikan melalui karya dan pengabdian,” demikian pesan Arif dalam unggahan tersebut.
Ia menegaskan, kebermaknaan hidup tidak semata-mata diukur dari seberapa lama nama seseorang dikenang, tetapi dari seberapa besar manfaat yang diberikan kepada orang lain.
“Sebab, hidup yang berarti bukan tentang seberapa lama nama kita dikenang, melainkan seberapa banyak kehidupan yang menjadi lebih baik karena kehadiran kita,” lanjut pesan tersebut.
Pesan itu memiliki relevansi dengan tugas pembangunan daerah yang tidak hanya berorientasi pada capaian fisik, tetapi juga bagaimana setiap kebijakan dan perencanaan mampu menghadirkan perubahan serta meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
Melalui momentum Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep bertema “Songennep Jaja Rajja”, Arif bersama keluarga besar Bappeda Sumenep berharap semangat perjuangan para pendahulu senantiasa menjadi landasan dalam menjalankan pengabdian.
“Semoga perjuangan para pendahulu selalu hidup dalam ketulusan kita mengabdi,” demikian pesannya.
Peringatan hari jadi ini diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun Sumenep melalui kerja nyata, ketulusan, dan pengabdian yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
” Teruslah melangkah, meski perlahan. Setiap usaha hari ini adalah bekal untuk mewujudkan harapan esok,”. Pesan yang menjadi obor semangat pada masyarakat Sumenep. (Rasyidi/red)


Tidak ada komentar