PDI Perjuangan Manggarai Timur Salurkan Bantuan Tahap II, Elpy Tote Minta Fraksi Serius Kawal Kebijakan Penanganan Pasca  Bencana

2 menit membaca
Redaksi SN
News - 29 Jan 2026

Borong, Serikatnasional.id – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai Timur kembali melaksanakan aksi kemanusiaan tahap kedua bagi warga terdampak bencana tanah longsor di Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda. Rabu, 28 Januari 2026.

Dalam kunjungan tersebut, DPC PDI Perjuangan Manggarai Timur menyalurkan bantuan dari Dr. Andreas Hugo Pareira (AHP), Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Manggarai Timur, Selphyanus Tovin (Elpy Tote), menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk komitmen partai untuk hadir secara nyata di tengah penderitaan rakyat.

“Kami hadir membawa amanat dan salam hangat dari Bapak AHP. Selain menyalurkan logistik, kami juga melakukan identifikasi ril di lapangan untuk dilaporkan ke tingkat DPD dan DPP Partai agar langkah penanganan bisa lebih komprehensif,” ujar Elpy Tote.

Elpy juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemda Manggarai Timur, TNI/POLRI, BPBD, Basarnas, serta relawan yang telah bergotong royong mengevakuasi korban. Ia pun menginstruksikan jajaran Fraksi PDI Perjuangan dan Ketua DPRD untuk serius mengawal kebijakan mitigasi bencana.

“Kami mendesak agar penanganan pasca-bencana menjadi prioritas pemerintah daerah ke depan. Secara khusus, kami juga membawa aspirasi warga agar SDK Goreng Meni yang terdampak longsor bisa diprioritaskan mendapatkan beasiswa PIP Aspirasi dari Bapak AHP,” tambahnya.

Camat Lamba Leda, Vitalis Edmundus Buru Lana, menjelaskan bahwa kendala utama saat ini adalah pemenuhan kebutuhan dasar seperti beras dan sembako. Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Goreng Meni, Aleksius Talis, memaparkan hasil identifikasi lapangan yang menunjukkan kondisi memprihatinkan.

“Terdapat 37 warga yang terdampak langsung dan terancam kehilangan mata pencaharian total karena sawah dan kebun mereka tertimbun material longsor. Selain itu, dua ruang kelas SDK Meni juga rusak berat. Kami memohon melalui jaringan legislatif dan eksekutif PDI Perjuangan agar terus memperjuangkan kebutuhan pokok dan pengawasan kebijakan penanganan bencana bagi warga kami,” harap Kades Aleksius.

Keluhan serupa disampaikan oleh salah satu korban, Kongradus Lasa, yang mengharapkan bantuan berkelanjutan, terutama terkait tempat tinggal yang hilang terbawa longsor serta kebutuhan pakaian dan pangan yang mendesak.

PDI Perjuangan berkomitmen untuk terus mengawal proses pemulihan di Desa Goreng Meni melalui jaringan kepartaian dari tingkat daerah hingga pusat.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *