
Serikatnasional.id – Rencana pembangunan Yon Teritorial Pembangunan (Yon TP) dan Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) di Desa Larangan Slampar, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan mulai menunjukkan progres.
Hal itu terlihat dari kunjungan lapangan yang dilakukan Danrem 084/Bhaskara Jaya untuk memastikan kesiapan lokasi pembangunan yang masuk program strategis nasional tahap keempat di Jawa Timur.
Peninjauan dilakukan oleh Kohir selaku Danrem 084/Bhaskara Jaya, didampingi Agus Wibowo Hendratmoko selaku Dandim 0826/Pamekasan. Keduanya melihat langsung kondisi lahan di Desa Larangan Slampar yang diproyeksikan menjadi lokasi pembangunan satuan teritorial baru di wilayah Madura.
Di lokasi, Dandim 0826/Pamekasan memaparkan kesiapan lahan kepada Danrem. Area tersebut dinilai strategis dan dinyatakan siap mendukung pembangunan YTP dan BTP sebagai bagian penguatan sistem pertahanan wilayah sekaligus pembangunan teritorial.
“Pembangunan ini masuk program nasional pemerintah tahap keempat di Jawa Timur. Untuk Madura, lokasinya direncanakan di Desa Larangan Slampar, Kecamatan Tlanakan,” ujar Brigjen TNI Kohir saat meninjau lokasi.
Menurutnya, tahap awal pembangunan akan difokuskan pada fasilitas dasar berupa empat barak, rumah dinas, dan gudang munisi sebagai sarana pendukung utama.“Termin pertama direncanakan mulai Juli. Sekitar 500 personel akan mulai mengisi lokasi ini,” ungkapnya.
Peninjauan itu turut dihadiri jajaran Korem 084/Bhaskara Jaya, unsur Forkopimda Pamekasan, hingga instansi teknis terkait. Hadir pula Kholilurrahman, Wakil Bupati H. Sukriyanto, Kapolres, Kejaksaan Negeri, BPN, Perhutani Wilayah Madura, Cabang Kehutanan Madura, serta pemerintah desa setempat.
Dandim 0826/Pamekasan berharap keberadaan Yon TP dan BTP nantinya tidak hanya memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Selain memperkuat pertahanan wilayah, keberadaan satuan ini bisa membuka peluang usaha baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Tlanakan dan sekitarnya. Kami harap masyarakat mendukung program nasional ini agar manfaatnya langsung dirasakan warga,” kata Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko.
Sementara itu, Bupati Pamekasan menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Yonif TP di wilayahnya.
.Menurutnya, kehadiran satuan baru tersebut dapat menjadi pemicu percepatan pembangunan desa sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat.“Kalau nanti disetujui, keberadaan Yonif TP akan membuka lapangan kerja, mempercepat infrastruktur, dan memperkuat sinergi TNI dengan masyarakat,” ujarnya.


Tidak ada komentar