Gempa Flores, PDI Perjuangan Manggarai Timur Dirikan 22 Dapur Umum di 7 Kecamatan

2 menit membaca
Redaksi SN
News - 18 Agu 2026

Borong, Serikatnasional.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai Timur bergerak cepat merespons bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores pada Sabtu (15/8/2026).

Sebagai wujud nyata kehadiran partai di tengah masyarakat, sebanyak 22 titik dapur umum telah didirikan untuk memastikan kebutuhan pangan para korban terdampak tetap terpenuhi.

Ketua DPC PDI Perjuangan Manggarai Timur, Selphyanus Tovin yang akrab disapa Elpy Tote, menjelaskan bahwa pergerakan relawan dan kader partai dilakukan secara maraton sejak hari pertama bencana. Awalnya, DPC PDI Perjuangan langsung membangun 14 dapur umum dalam hitungan 1×24 jam pascagempa.

Mengingat luasnya eskalasi dampak gempa, pada Senin (17/8/2026), jumlah fasilitas tersebut ditambah menjadi 22 dapur umum.

Puluhan dapur umum ini disebar ke seluruh wilayah terdampak yang mencakup tujuh kecamatan, yakni Kecamatan Borong, Lamba Leda Selatan, Kota Komba, Kota Komba Utara, Lamba Leda Utara, Sambi Rampas, dan Elar.

Elpy menegaskan, aksi kemanusiaan dan gotong royong ini adalah perwujudan dari napas ideologi PDI Perjuangan. Kader partai diinstruksikan untuk selalu hadir dan berada di garis terdepan dalam spirit “Tertawa dan Menangis Bersama Rakyat”.

“Kami berharap semoga dapur umum yang dibangun ini dapat meringankan beban dan duka yang dihadapi masyarakat. Kami ingin memastikan situasi krisis ini tidak membuat warga yang terdampak kelaparan,” tegas Elpy dalam keterangan tertulisnya, Selasa (18/8/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Elpy juga menyoroti pentingnya soliditas dan dukungan struktural partai yang membuat pergerakan kemanusiaan ini bisa berjalan cepat dan masif di akar rumput.

“Mewakili DPC PDI Perjuangan Manggarai Timur, saya mengucapkan limpah terima kasih kepada jajaran DPP dan DPD PDI Perjuangan NTT yang senantiasa menopang, mensupport, dan mendukung segala bentuk kegiatan maupun aksi kemanusiaan partai di tingkat cabang, terlebih saat rakyat sedang dalam keadaan berduka,” pungkasnya.

Kehadiran dapur umum PDI Perjuangan ini diharapkan tidak hanya menjadi penyuplai logistik, tetapi juga menjadi posko solidaritas yang menguatkan mental masyarakat Manggarai Timur untuk bangkit pascabencana gempa bumi.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *