TULUNGAGUNG – Pengguna jalan yang melintas di jalan raya masuk wilayah Desa Kauman, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, tepatnya di depan warung soto ‘Sor Sukun” pada hari Sabtu 15 Januari 2022, sekira pukul 19.45 WIB, telah dikejutkan adanya kejadian kebakaran satu unit mobil suzuki Ertiga No Pol : AG 1227 SB.
Kapolsek Kalangbret AKP Puji Hartanto melalui Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Nenny Sasongko saat dikonfirmasi wartawan Minggu (16/01/2022) membenarkan adanya kejadian tersebut.
Polsek Kalangbret yang menerima laporan kejadian selanjutnya menghubungi pihak Damkar Satpol PP kabupaten Tulungagung.
“Benar, pemilik mobil bernama Ririn Andri Wikanthi seorang PNS, alamat Desa Karanganom Rt 02 Rw 02 Kecamatan Kauman,” terang Nenny.
Lebih lanjut Nenny menjelaskan kronologis kejadian pada hari Sabtu tanggal 15 Januari 2022, sekira pukul 19.00 Wib korban yang saat bersama anaknya (saksi) berangkat dari Desa Karanganom menuju ke ATM Bank BRI dengan mengendarai mobil Ertiga No Pol : AG 1227 SB.
“Dalam perjalan menuju pulang kerumah, sesampai di Pasar Kliwon saksi mencium bau terbakar dan api semakin membesar kemudian saksi menepi dan keluar dari mobil bersama ibunya tepatnya di depan soto SOR SUKUN,” jelasnya.
Petugas Polsek dan petugas Damkar yang tiba dilokasi kejadian langsung melakukan pemadaman, dan
sekira pukul 20.15 Wib api dapat dipadamkan oleh petugas PMK Tulungagung.
Dari hasil pemeriksaan petugas, api diduga berasal dari adanya kain penutup mesin dibawah kap mobil.
“Dari hasil olah TKP, api berasal dari adanya kain yang diletakkan pemilik mobil sebagai penutup mobil yang bertujuan agar tikus tidak masuk, korban saat memakai mobil lupa untuk melepas kain, sehingga saat digunakan dalam perjalanan kondisi mesin panas sehingga membakar kain yang mengakibatkan api semakin membesar,” tambahnya.
Sementara itu, Kabid Damkar Satpol PP Tulungagung Gatot Sunu Wibowo mengatakan pihaknya dalam kejadian ini menerjunkan 2 armada Damkar dan 1 unit armarda suply air.
“Alhamdulillah api segera bisa dipadamkan dan tidak sampai menimbulkan korban jiwa,” terang Gatot.(im)


Tidak ada komentar