
Sumenep, Serikatnasional.id — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep melalui BPP Pragaan melakukan uji coba penanaman padi di lahan kering untuk pertama kalinya di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep membuahkan hasil menggembirakan.
Percobaan yang dilakukan pada musim tanam pertama di musim penghujan ini menunjukkan pertumbuhan tanaman yang dinilai sangat baik dan memicu antusiasme masyarakat sekitar.
Keberhasilan tersebut terlihat di lahan Kelompok Tani (Poktan) Bintang Sampurna yang diketuai Ali Makki, beralamat di Dusun Madak, Desa Karduluk. Ia menjadi petani pertama di desa tersebut yang mencoba menanam padi di lahan yang sebelumnya lebih dikenal sebagai lahan tanaman jagung.
“Alhamdulillah hasil pertumbuhannya sangat bagus. Ini pertama kali dicoba di sini,” ujar Ali Makki.
Sebelumnya, potensi pertanian di Desa Karduluk didominasi tanaman jagung di hampir setiap musim tanam. Namun pada musim penghujan kali ini, Poktan Bintang Sampurna mencoba terobosan baru dengan menanam padi lahan kering.
Keberhasilan ini tidak lepas dari pendampingan serta arahan dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) setempat.
Kordinator Penyuluh BPP Pragaan, Kurniawan Adi Warsa mengapresiasi inovasi dan keberanian yang dilakukan kelompok tani tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi inovasi serta keberanian yang dilakukan oleh Kelompok Tani Bintang Sampurna di bawah bimbingan PPL yang selalu hadir membimbing dan membina kelompok-kelompoknya. Insyaallah ke depan, melihat kondisi tanaman padi yang tumbuh dengan baik, nantinya bisa menambah luas tambah tanam (LTT) yang ada di Desa Karduluk khususnya dan Kecamatan Pragaan pada umumnya,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa antusiasme masyarakat mulai terlihat untuk musim tanam berikutnya.
“Ditambah lagi antusiasme masyarakat sekitar untuk musim tanam yang akan datang mencoba tanaman padi, saya sebagai Korluh sangat optimistis luas tambah tanam padi ke depan akan semakin bertambah di Kecamatan Pragaan, seiring banyaknya petani yang tergabung dalam kelompok tani dan antusias memilih tanaman padi,” katanya.
Sejumlah kelompok tani dari wilayah sekitar dilaporkan datang untuk melakukan study tiru ke lahan Poktan Bintang Sampurna guna melihat langsung perkembangan tanaman padi tersebut.
Keberhasilan ini membuka peluang pengembangan komoditas padi lahan kering sebagai alternatif selain jagung, khususnya saat musim penghujan, sehingga dapat memperluas pilihan usaha tani masyarakat Desa Karduluk.


Tidak ada komentar