
Serikatnasional.id – Ada pemandangan berbeda di Jalan Slamet Riyadi Desa Pabian hingga Jalan Yos Sudarso Desa Marengan Daya, Jumat (29/05/2026). Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sehari-hari identik dengan urusan administrasi dan pendapatan daerah, kali ini terlihat memegang sabit, sapu, hingga alat kebersihan.
ASN Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep turun langsung ke jalan mengikuti kurve massal bersama lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMD, BUMN, dan instansi lainnya sebagai bagian dari Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Bukan sekadar hadir menggugurkan kewajiban, para pegawai tampak terlibat aktif membersihkan rumput liar, mengangkut sampah, hingga membersihkan saluran drainase di sejumlah titik kawasan kota.
Kepala Bapenda Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, SH, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya agenda formal pemerintah, melainkan bentuk tanggung jawab moral ASN terhadap lingkungan.
“Kalau kita ingin masyarakat peduli kebersihan, ASN harus memberi contoh lebih dulu. Jangan hanya mengimbau, tapi ikut turun tangan,” tegasnya.
Menurut Ferdiansyah, wajah kota yang bersih tidak bisa hanya dibebankan pada petugas kebersihan. Perlu keterlibatan semua pihak, termasuk aparatur pemerintah yang selama ini menjadi representasi pelayanan publik.Mantan Kepala Diskominfo Sumenep itu juga menekankan bahwa gerakan kebersihan tidak boleh berhenti sebagai kegiatan simbolis atau sekadar memenuhi agenda rutin.
“Yang paling penting adalah membangun kebiasaan. Kalau lingkungan bersih menjadi budaya, dampaknya besar bagi kesehatan, kenyamanan, bahkan citra daerah,” ujarnya.
Kegiatan kurve massal ini sekaligus menjadi pesan bahwa ASN tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi juga harus hadir memberi contoh nyata di tengah masyarakat.
Dengan keterlibatan lintas instansi, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap semangat gotong royong menjaga lingkungan bisa tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan.


Tidak ada komentar