NTP Mei 2026 Naik Jadi 127,73, Hortikultura Jadi Penyumbang Tertinggi

2 menit membaca
Redaksi SN
News - 03 Jun 2026

Serikatnasional.id – Kondisi sektor pertanian nasional menunjukkan tren positif. Berdasarkan rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS), Nilai Tukar Petani (NTP) pada Mei 2026 tercatat sebesar 127,73 atau mengalami kenaikan 1,99 persen dibandingkan April 2026.

Kenaikan tersebut dipicu oleh meningkatnya harga yang diterima petani lebih tinggi dibandingkan pengeluaran yang harus dibayarkan petani.

BPS mencatat, kenaikan NTP terjadi karena Indeks Harga yang Diterima Petani (It) mengalami peningkatan sebesar 2,53 persen, lebih tinggi dibandingkan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) yang hanya naik 0,53 persen.

Kondisi tersebut menjadi indikator membaiknya daya beli petani secara nasional. Selain NTP, Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) nasional pada Mei 2026 juga mengalami kenaikan menjadi 132,84 atau meningkat 1,95 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Kenaikan NTUP menunjukkan bahwa pendapatan usaha pertanian tumbuh lebih tinggi dibandingkan peningkatan biaya produksi dan penambahan barang modal pertanian.

Subsektor hortikultura menjadi penyumbang terbesar kenaikan NTUP pada Mei 2026.

BPS mencatat subsektor ini tumbuh 6,89 persen, tertinggi dibanding subsektor lainnya.

Sementara subsektor tanaman pangan naik 1,36 persen, tanaman perkebunan rakyat meningkat 1,97 persen, dan peternakan naik 0,18 persen.

Di sisi lain, subsektor perikanan mengalami penurunan sebesar 0,79 persen.

BPS juga melaporkan bahwa Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) pada Mei 2026 mengalami kenaikan sebesar 0,48 persen secara nasional. Kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

Dari 38 provinsi yang dihitung, sebanyak 31 provinsi mengalami kenaikan IKRT, sedangkan tujuh provinsi lainnya mengalami penurunan.

Sementara itu, rata-rata harga beras di tingkat penggilingan juga mengalami kenaikan. Pada Mei 2026, harga beras kualitas premium tercatat sebesar Rp14.667 per kilogram, naik 0,56 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Sedangkan harga beras kualitas medium mencapai Rp13.402 per kilogram atau naik 0,79 persen dibanding April 2026. Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, harga beras premium naik 12,81 persen, sedangkan medium meningkat 6,57 persen.

Secara umum, kenaikan NTP Mei 2026 menunjukkan perbaikan indikator ekonomi petani, terutama karena harga komoditas pertanian meningkat lebih cepat dibandingkan pengeluaran yang harus ditanggung rumah tangga petani.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *