Wabup Sumenep Tanamkan Kesadaran Taat Pajak dan Tertib Lalu Lintas kepada Pelajar Lewat Program Samsat Ke Sakolah

2 menit membaca
Redaksi SN
News - 20 Mei 2026

Serikatnasional.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memperkuat edukasi kepatuhan hukum dan kedisiplinan sejak usia dini melalui program Samsat Ka Sakolah.

Kegiatan yang berlangsung di Aula SMAN 1 Kalianget, Selasa (19/05/2026), itu dihadiri langsung Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim.

Program tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran pelajar terkait pentingnya tertib berlalu lintas, kepatuhan membayar pajak kendaraan bermotor, sekaligus membentuk karakter disiplin generasi muda.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara UPT PPD Sumenep, UPT Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Jasa Raharja, dan Satlantas Polres Sumenep.

Hadir pula Kepala UPT PPD Sumenep Samtiono SH MH, perwakilan Jasa Raharja, jajaran Satlantas Polres Sumenep, pihak Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, kepala sekolah, guru, serta puluhan siswa-siswi SMAN 1 Kalianget.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa budaya disiplin harus mulai dibangun sejak masa sekolah. Menurutnya, kesadaran menaati aturan berkendara merupakan bagian penting dari tanggung jawab sosial sekaligus upaya menjaga keselamatan diri.

“Keselamatan di jalan raya dimulai dari kedisiplinan. Anak-anak harus memahami pentingnya memakai helm, membawa kelengkapan kendaraan, dan mematuhi aturan lalu lintas,” ujar KH Imam Hasyim.

Ia juga mengingatkan bahwa pembayaran pajak kendaraan bermotor bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk kontribusi nyata masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

“Pajak kendaraan bermotor memiliki peran penting dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dari pajak itulah pembangunan daerah bisa terus berjalan demi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, generasi muda yang disiplin, patuh terhadap aturan, serta memiliki kesadaran hukum yang baik akan lebih siap menghadapi tantangan di masa depan.

“Kalau pelajar disiplin, rajin belajar, dan menjauhi hal-hal negatif, maka mereka akan tumbuh menjadi generasi yang kuat, cerdas, dan mampu membawa masa depan Sumenep lebih baik,” imbuhnya.

Program Samsat Ka Sakolah sendiri menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan literasi pajak serta kesadaran hukum di kalangan pelajar sejak dini. Selain mendapatkan edukasi tentang pajak kendaraan bermotor, peserta juga dibekali pemahaman mengenai keselamatan berkendara dan pentingnya tertib administrasi kendaraan.

Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para siswa terlihat aktif mengikuti sesi sosialisasi serta berdialog langsung dengan para narasumber mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas dan kepatuhan pajak kendaraan di era modern.(Redaksi)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *